Profil Presiden AFC Salman Bin Ebrahim Al Khalifa Asal Bahrain

Salman bin Ebrahim Al Khalifa menjadi presiden AFC (Asian Football Confederation) selama lebih dari satu dekade terakhir. Salman pun berpengalaman sebagai Presiden Federasi Sepakbola Bahrain dan Wakil Ketua Komite Disiplin FIFA.

Ia merupakan pria asal negara Bahrain dan namanya cukup populer di dunia sepak bola baik untuk lingkup dalam negeri, benua Asia, hingga pentas dunia. Selama ini, Salman pernah memegang sederet jabatan penting bersama Asosiasi Sepak Bola Bahrain, AFC, hingga Federation Internationale de Football Association (FIFA) alias Federasi Sepak bola Dunia.

Lalu, siapa sebenarnya Salman bin Ebrahim Al Khalifa? Berikut ini adalah ulasan profilnya selama ini.

  1. Profil Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa

Salman bin Ebrahim Al Khalifa lahir pada 2 November 1965 di Riffa, Bahrain, dan sekarang telah berusia 59 tahun. Ia adalah seorang anggota keluarga Kerajaan Bahrain. Salman merupakan putra kedua dari Ibrahim bin Hamad Al Khalifa dan Aisha binti Salman Al Khalifa. Aisha sendiri adalah putri dari Salman bin Hamad Al Khalifa, pemimpin Bahrain periode 1942-1961.

Mengutip dari laman The National News, Salman meraih gelar sarjana bidang Sastra Inggris dan Sejarah dari Universitas Bahrain pada tahun 1992. Selain memiliki latar belakang akademik yang solid, ia juga memiliki minat utama yang tetap tertuju pada dunia olahraga, khususnya sepak bola.

Ketika masih muda, Salman aktif bermain di tim junior salah satu klub sepak bola ternama di Bahrain, yaitu Riffa Club. Pengalaman bermain di lapangan hijau itu memberikan dasar yang kuat bagi kecintaannnya terhadap sepak bola.

Salman bin Ebrahim Al Khalifa dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan kerap terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan amal, terutama yang berkaitan dengan olahraga dan pengembangan komunitas sepak bola di negaranya.

Kecintaan dan dedikasinya pada dunia sepak bola itulah yang mengantarkannya ke posisi penting sebagai presiden AFC saat ini.

  1. Rekam Jejak Salman bin Ebrahim Al Khalifa di Sepak Bola

Salman bin Ebrahim Al Khalifa mulai berkecimpung di dunia sepak bola dalam negeri pada tahun 1998, menjabat sebagai Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Bahrain. Selang empat tahun kemudian, ia naik tingkat diangkat sebagai Presiden Asosiasi Sepak Bola Bahrain.

Pada Mei tahun 2013, Salman akhirnya terpilih menjadi Presiden AFC. Tak ayal, Salman secara otomatis menduduki posisi Executive Committee FIFA. Tak lama berselang usai dinobatkan menjadi orang nomor satu di AFC, ia diloparkan langsung mengubah aturan yang membuat Pangeran Ali bin Hussein dari Yordania kehilangan kursi sebagai salah satu perwakilan Asia di Komite Eksekutif FIFA.

Menurut Bahrain News Agency, pada Kongres AFC ke-33, Salman terpilih kembali menjadi Presiden secara aklamasi untuk masa jabatan ketiga yang berlaku hingga tahun 2027 mendatang.

Dengan begitu, ia akan terus menjabat sebagai Presiden AFC sejak tahun 2013 hingga 2027 alias selama 14 tahun semenjak menggantikan pejabat periode sebelumnya, yakni Zhang Jilong asal China (2011-2013) dan Mohammed bin Hammam asal Qatar (2002-2011).

Bahkan pada tahun 2016, Salman pun pernah mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA. Dimana rivalnya saat itu adalah Gianni Infantino dan Pangeran Ali bin Hussein asal Yordania. Keduanya bersiap menggantikan posisi Sepp Blatter yang lengser.

Namun, Salman akhirnya kalah melawan Gianni Infantino, baik dalam putaran pertama ataupun kedua selama proses pemilihan Presiden FIFA.